Treasury Stock: Definisi, Contoh dan Metode

12 views

Saat ini, saham adalah kendaraan investasi paling populer. Anda tidak harus menjadi orang yang memiliki pekerjaan. Siapa pun yang memiliki ID dan NPWP dapat berinvestasi di saham.

Seseorang yang tidak memiliki NPWP juga dapat melampirkan NPWP orang tua sebagai persyaratan dokumen.

Namun tahukah Anda bahwa saham yang dapat diinvestasikan saat ini mencakup beberapa jenis saham? Nah, di antara sekian banyak kelas saham, ada satu kelas yang tidak terlalu diperhitungkan karena tidak umum dan umumnya tidak bisa dibeli.

Saham tersebut merupakan saham treasury. Tapi apa itu saham treasury?

 

Definisi Saham Treasuri

Definisi Saham Treasuri
Definisi saham treasury

Saham treasury adalah saham yang dibeli kembali oleh manajemen perusahaan dari pasar untuk tujuan tertentu, misalnya pada saat harga saham perusahaan turun tajam.

Definisi lain dari treasury stock or saham treasury Saham perusahaan yang telah diperoleh kembali oleh perusahaan. Saham treasuri adalah saham biasa yang dibeli kembali oleh perusahaan atas nama perusahaan setelah diterbitkan kepada investor.

Alasan penerbit menggunakan saham treasuri atau menebus saham yang diterbitkan

  • Jual kembali ke karyawan perusahaan.
  • menaikkan harga saham.
  • Bagilah sebagai dividen.
  • Bursa efek yang dimiliki oleh perusahaan lain.
Baca Juga :  Cheat Point Blank Zepetto Indonesia 2021

Tujuan utama perusahaan menerbitkan treasury stock adalah untuk memastikan harga saham tidak turun terlalu banyak. Bagikan pembelian kembali (Beli lagi) Umumnya direkomendasikan oleh otoritas terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam situasi tertentu, seperti: kehancuran pasar.

Saham treasury bisa bersifat sementara atau permanen. Namun, saham ini biasanya bersifat sementara. Saham treasury ini sebenarnya tidak dimiliki oleh perusahaan selamanya. Dengan kata lain, suatu saat perusahaan akan mempublikasikan kembali saham treasurynya.

Oleh karena itu, jika saham treasury dilepas ke publik, perusahaan akan mendapatkan tambahan kas melalui penjualan saham treasury. Bagi perusahaan, penjualan meningkatkan kas yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

Baca lebih lanjut: Nilai Intrinsik: Mengetahui Apa Artinya dan Cara Menghitung Nilai

Ilustrasi Saham Treasury

Mencermati contoh, sudah ada beberapa kasus di mana emiten besar Indonesia telah menerbitkan saham treasury untuk mencegah harga saham jatuh atau naik.

Namun sebelum itu, sebaiknya Anda mengetahui diagram treasury stock berikut ini agar Anda dapat lebih memahami saham treasury yang mana melalui contoh berikut.

MAJU JAYA go public pada 2019 dengan menawarkan 40% sahamnya. Dengan demikian, MAJU JAYA masih memiliki 60% saham.

Namun, pada awal tahun 2021 pasar saham sempat mengalami gangguan, terutama di sektor industri tempat MAJU JAYA bekerja. Akibatnya, harga saham MAJU JAYA jatuh bebas.

Manajemen berkeyakinan bahwa salah satu upaya untuk menahan penurunan harga saham adalah buyback.

Baca Juga :  Dingin ! Ubud telah menjadi kota wisata terbaik keempat di dunia.

Manajemen MAJU JAYA tidak bisa membeli 40% saham yang dimiliki masyarakat umum. Perusahaan MAJU JAYA hanya dapat membeli sebagian saja (misalnya 5% dari saham pasar yang beredar).

Sekarang, ketika perusahaan MAJU JAYA membeli semua saham yang tersedia untuk umum, ia memiliki 5%/40% saham, dan membelinya kembali berarti saham treasury.

Contoh Obligasi Pemerintah Indonesia

contoh saham treasury
contoh saham treasury

Berikut beberapa konglomerat Indonesia yang melakukan pembelian kembali atau pembelian kembali saham dalam beberapa tahun terakhir dari berbagai sumber:

  1. Baru-baru ini, beredar rumor bahwa SIDO menjual 229 juta saham treasuri sejak 28 Januari 2021 hingga 25 Februari 2022.
  2. Contoh lain, saham treasuri yang dimiliki perseroan melalui pembelian kembali pada 2015 dan 2016 dialihkan ke program kepemilikan saham untuk karyawan perseroan pada 2020, seperti yang dilakukan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
  3. Kemudian ada perusahaan publik lain yang memiliki saham sendiri, seperti Telkom (TLKM) atau Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

Ketiga perusahaan di atas membeli saham treasury untuk menyelamatkan harga saham yang turun tajam akibat fluktuasi pasar modal atau perusahaan sedang mengalami krisis keuangan.

Baca juga: Berinvestasi saham tidak menakutkan selama Anda menggunakan cara ini.

Bagaimana penerbit membeli kembali saham

Ada beberapa metode yang digunakan perusahaan untuk membeli kembali saham yang beredar ke publik. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Baca Juga :  Born from the Dead Baca Episode 278 Webtoon Indonesia

Satu. tawaran tawaran

Suatu metode dimana perusahaan mengumumkan kepada pemegang sahamnya bahwa perusahaan akan membeli kembali sebagian sahamnya pada harga dan periode yang telah ditentukan.

Pembelian kembali saham treasury dengan cara ini dapat menaikkan kembali harga saham di pasar modal.

2. pembelian kembali pasar terbuka

Metode ini tidak membatasi perusahaan untuk benar-benar membeli kembali saham sebesar jumlah yang dijual sebelumnya.

Sebaliknya, ukuran pembelian treasury stock relatif kecil.

Pembelian kembali saham dilakukan melalui perantara, membayar komisi dengan tarif reguler dan membelinya dengan harga pasar.

tiga. lelang Belanda

Dalam metode ini, perusahaan mengacu pada kisaran harga saham yang ditawarkan ketika pemegang saham memilih harga yang mereka tetapkan untuk menjual sahamnya kepada perusahaan.

Setiap metode yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan melakukan treasury stock, disertai dengan peraturan, kebijakan dan kontrak.

Perdalam pengetahuan saham Anda untuk strategi investasi yang sempurna

Selain saham treasury, masih banyak jenis saham lainnya yang perlu Anda pelajari untuk memperkaya pengetahuan Anda tentang dunia investasi saham. Semakin banyak anda mengenal dunia saham maka akan semakin mudah bagi anda untuk mengatur strategi bermain saham untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal nantinya.

Baca lebih lanjut: Apakah Anda ingin menghasilkan uang di pasar modal? perhatikan ini dulu